<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Surat Seorang Ibu</title>
	<link>http://nurv3.blogsome.com/2008/10/20/surat-seorang-ibu/</link>
	<description>Tentang Syifa dan Dunia</description>
	<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 02:50:05 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: Suraesih</title>
		<link>http://nurv3.blogsome.com/2008/10/20/surat-seorang-ibu/#comment-208</link>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 11:06:16 +0100</pubDate>
		<guid>http://nurv3.blogsome.com/2008/10/20/surat-seorang-ibu/#comment-208</guid>
					<description>subhanallah,,,,, luka apa yang lebih dahsyat dari luka hati seorang ibu. Walaupun ia telah memaafkan, atau tak mungkin mendoakan kejelekan bagi sang anak, maka petala langit menyaksikan... Luka yang telah tergores itu bisa jadi menjadi bagian dari ketidakridhoan Allah kepada kita. astaghfirullah... jazakillah atas tulisan ini, tak kuasa air mata bercucuran membasahi jiwa dan raga.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>subhanallah,,,,, luka apa yang lebih dahsyat dari luka hati seorang ibu. Walaupun ia telah memaafkan, atau tak mungkin mendoakan kejelekan bagi sang anak, maka petala langit menyaksikan&#8230; Luka yang telah tergores itu bisa jadi menjadi bagian dari ketidakridhoan Allah kepada kita. astaghfirullah&#8230; jazakillah atas tulisan ini, tak kuasa air mata bercucuran membasahi jiwa dan raga.</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: bintu muhamad</title>
		<link>http://nurv3.blogsome.com/2008/10/20/surat-seorang-ibu/#comment-205</link>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 12:44:08 +0100</pubDate>
		<guid>http://nurv3.blogsome.com/2008/10/20/surat-seorang-ibu/#comment-205</guid>
					<description>Assalamu'alaykum yaa Ummu Syifa...
Salam ukhuwah yaa Ummu.
Tulisan ini memang pantas menjadi alasan bagi kita para Ummahat untuk tetap bersemangat mentarbiyah anak-anak kita sebagai generasi penerus yang akan membela millata Ibrahim wa Muhammad.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Assalamu&#8217;alaykum yaa Ummu Syifa&#8230;<br />
Salam ukhuwah yaa Ummu.<br />
Tulisan ini memang pantas menjadi alasan bagi kita para Ummahat untuk tetap bersemangat mentarbiyah anak-anak kita sebagai generasi penerus yang akan membela millata Ibrahim wa Muhammad.</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: syifa</title>
		<link>http://nurv3.blogsome.com/2008/10/20/surat-seorang-ibu/#comment-195</link>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2008 14:18:07 +0100</pubDate>
		<guid>http://nurv3.blogsome.com/2008/10/20/surat-seorang-ibu/#comment-195</guid>
					<description>seorang ibu itu lembut dan penuh kasih sayang. but entah saya kadang takut punya ibu mertua kayak di sinetron2.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>seorang ibu itu lembut dan penuh kasih sayang. but entah saya kadang takut punya ibu mertua kayak di sinetron2.</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
