Syifa, Buah Hati Tercinta

Hmpf waktu cepat berlalu. Eits ini bukan keluhan loh..
“Kemarin, rasanya baru tak anter ke sekolah. Eh sekarang dah punya anak.” Itu kalimat bapakku sesaat setelah aku melahirkan putri pertamaku, sekaligus cucu pertama bapak.
Kamis pagi tanggal 30 Agustus dia lahir. Syifa Jauza Azizah, nama yang kami rangkaikan untuknya, jauh sebelum kelahirannya. Dengan harapan dia kelak menjadi wanita cantik dan mulia, lahir juga batinnya. Serta mampu menjadi penawar duka bagi bapak dan ibunya. Insya Allah.
Syifa kecil lahir seberat 3,2 kg dan panjang 51 cm. Sekarang sudah mulai belajar berguling. Hampir tengkurap, tapi tangannya masih belum kuat menyangga tubuhnya. Meskipun begitu Syifa tetep giat berjuang. Ahamdulillah… tetep berjuang ya Nak, jangan kenal lelah. Umi dan Ayah selalu bedo’a untuk Syifa. Untuk kesehatan dan kesuksesan dalam hidup Syifa, di dunia maupun di hari yang kekal, akhirat. Semoga Allah mendengar do’a-do’a kami untuk buah hati tercinta.

wa..ponakanQ..lucunya..pipinya tembem skali, hihi mirip uminya….sun sayang ya..moga tambah sehat selalu n jadi putri yang shalihat kebanggaan umi n ayahnya. Amin
Comment by meila — December 5, 2007 @ 11:00 am
duh senengnya………
lucu sekali…
Comment by mini — December 5, 2007 @ 11:04 am
wah betul-betul, tau tau sudah berputra. Selamet mas n mbak……
rasanya sebentar lagi peradaban islam akan bergeliat dari tidur panjangnya
Comment by brother — December 16, 2007 @ 4:16 pm
semoga menjadi buah hati yang sholehah, bisa menjadi penyejuk hati bagi kedua orang tua.
akhirnya saya jadi paman …hiks terharu
Comment by greenleaves — December 17, 2007 @ 2:18 pm
wuih, jadi kangen sama ponakan nih.. lam kenal ya mbak..
senyum
Comment by Tigger — January 3, 2008 @ 11:41 am
aq ikut merasakan kbahagiaan yg mbak rasakan,mski bebrapa bulan lalu aq mnglami keguguran,buah cintaku yg pertama
Comment by Baby — March 27, 2008 @ 4:05 am