Cerita dari Ummu Syifa

June 19, 2007

Titip Maaf Buat Bu Dosen

Filed under: Kisah dan Hikmah - nurv3 @ 3:08 am

Hari Ahad lalu saya sempat membuat janji bertemu dengan dosen. Dasar mahasiswa yang irit pulsa, janjian kulakukan via sms. Dan si Ibu berbaik hati membalas sms saya dengan singkat ketika saya bertanya jam berapa saya bisa bertemu beliau. "8.30an." Begitu balasan smsnya. Senin pagi saya sudah bersiap pergi ke kampus. Jam 8.30 lebih saya sampai di kampus, tetapi tidak langsung menuju kantor dosen saya. Saya berbelok ke bagian kemahasiswaan. Ada yang harus saya selesaikan. Setelah semuanya selesai, langkah saya berbelok lagi ke arah selasar utara. Hal yang paling sering dilakukan oleh mahasiswa saat selesai UAS, melihat nilai ujian. Aku pun begitu. Kupikir pasti Bu Dosen masih di kantornya. Nanti juga gapapa. Aku tidak melihat jam, mungkin sudah jam 9 atau malah lebih. Di selasar ada dua nilai baru keluar. Lumayan, kali ini bisa membuat hati sumringah, tidak seperti kemarin. Yang kulihat kemarin hanya dua nilai dengan predikat "cukup". Dan hasil yang kurang memuaskan itulah yang ingin saya "diskusikan" dengan Bu Dosen hari ini. Siapa tahu ada kesalahan, dan menjadi nilai yang "baik". Hehehe Beberapa menit berlalu. Aku masih memandangi rentetan alfabet-alfabet yang sangat bervariasi di papan, mulai A hingga E. Tak berapa lama kemudian seorang teman dari jauh memanggil namaku. Lalu kami mengobrol sedikit (atau banyak ya?). Sempat kudengarkan pula umpatannya, memaki dosen yang hanya memberikan nilai segini, padahal teman-teman yang lain segitu :-) . Puas ngobrol, kutinggalkan temanku. Niatku menuju kantor Bu Dosen. Tak kulihat jam berapa saat itu. Mungkin jam 9 lewat (lagi). Satu tangga kunaiki. Sekarang aku sudah berada di lantai dua. Menunggu Bu Dosen sambil membaca buku yang kupinjam dari perpustakaan. Lama menunggu, kutengok sudah jam 9.30 lebih. Ada satu teman yang menghampiriku tadi, tapi sebentar terus pergi lagi. Kucoba mengirim sms kepada Beliau. Sudah terlalu molor pikirku. Katanya jam 8.30an, berarti antara jam 8.30 sampai 9.00. Kusms beliau, "Maaf Bu, saya yang membuat janji dengan Ibu kemarin. Jam berapa Ibu di kantor?" Sebentar kemudian, ada balasan dari beliau, "Sesuai sms kemarin, saya menunggu sampai jam 9, sekarang saya ada rapat tidak tahu selesai jam berapa. Besok saja jam 8.30." O ow… Seperti tertohok aku membaca balasan sms beliau. Ternyata bukan dosen yang biasa nelat, tetapi mahasiswa yang biasa menyepelekan. Ah… aku jadi malu. Ingin rasanya minta maaf langsung saat itu. Tapi beliaunya tidak ada. Ingin telepon, kan irit pulsa… Akhirnya minta maaf lewat sms saja. "Maaf Bu, tadi saya…" Bla bla bla… Kuharap Beliau tidak marah saat "kukunjungi" esok pagi…

2 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://nurv3.blogsome.com/2007/06/19/titip-maaf-buat-bu-dosen/trackback/

  1. waktu adalah ilmu, pedang dan ibadah…..
    penuhi jannji sesuai dengan kesepakatan waktu, jangan sepelekan hal ini meskipun kecil skali
    jgn menganggap org terbiasa sdkt telat…

    Comment by raudah — November 14, 2007 @ 6:23 am

  2. Ada pelajaran berharga dari apa yang dialami orang lain… Tulisan kamu ini juga menohok hati saya…

    Comment by Fajar Nug — March 4, 2008 @ 9:11 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Janis Joseph and modified by Ummu Syifa