Kosong Lagi
Sudah biasa dan lumrah bila kuliah kosong mahasiswa senang. Tapi kalau tiap mata kuliah A kosong terus, apa ngga rugi?
Sekarang ini Jurusan Kimia baru disibukkan dengan satu acara besar yang katanya akan diadakan Kamis besok. International Conference of Chemistry Csience, begitu nama acaranya, telah membuat sebagian dosen dan juga mahasiswa menjadi super sibuk. Akibatnya beberapa mata kuliah yang diajarkan oleh Bapak atau Ibu dosen terpaksa “diliburkan”. Malah ada mata kuliah yang kosong sampai lebih dari enam sks. Untung saya tidak diajar oleh Bapak Dosen yang memegang mata kuliah tersebut. Kadang iri juga melihat teman pulang lebih awal, tapi lebih ngga sreg lagi kalau melihat dosen yang menerlantarkan mata kuliah. Mereka kan dibayar untuk itu. Dan mengajar adalah amanah pertama yang dia sanggupi. Harusnya kalau para dosen tahu amanah mengajar akan keteteran setelah mendapat amanah baru, ya sebaiknya amanah baru tersebut tidak diterima.
Kalau kuliah kosong terus yang rugi sebenarnya kan mahasiswanya juga? Dosen mah tetep dibayar… Lha ini, ironisnya kebanyakan mahasiswa justru seneng kalu mata kuliahnya kosong. Ck ck ck… Kalau kata Dosen Anorganikku “Astaghfirullah…” sambil mengelus dada

hihihih..klo kosong ya nga papa to bu syarif!
ya tinggal milih…mau nilai apa ilmu!
klo nyari nilai saja ya tinggal ikut SP..hehehe
klo nyari ilmu ya kuliah rutin!
tapi yg salah dosennya juga ya!
dosen nya brati melakukan pembodohan tuh bu!
untung pak syarif jarang kosong!
Comment by jenos constantine — May 23, 2007 @ 8:32 am