Menanti Kehadiran Si Kecil
Hal yang paling membahagiakan bagi sepasang suami istri adalah kehadiran seorang anak. Buah hati tercinta akan senantiasa membawa keceriaan dalam keluarga. Tawanya yang riuh membuat rumah tangga tak pernah sepi. Tangisnya yang kadang membuat tetangga kiri kanan berisik, akan menjadi anugerah yang selalu terkenang nantinya.
Alhamdulillah, kini ada makhluk kecil dalam perutku. Sudah 6 minggu ini dia berada dalam rahimku. Aku belum merasakan getaran apa pun, namun aku tahu pasti, ada kehidupan di dalam perutku sekarang. Kemarin, kira-kira seminggu yang lalu. Aku merasakan mual-mual. Bahkan sempat muntah. Saat itu, siklus bulananku sudah lewat 7 hari. Aku coba membeli alat tes kehamilan, dan ternyata hasilnya positif.
Kulihat raut wajah suamiku yang saat itu berada di sampingku, tersenyum memandang dua garis yang tertampil di sana. Hm… jadi lucu. Aku, akan punya anak. Untuk meyakinkan hasil tes tersebut, aku dan suamiku memeriksakan keadaan kandunganku. Sampai di sana, dilakukan analisis dengan USG. Pada monitor tertampil sebuah gumpalan kecil. “Sebulan lagi sudah jadi bayi.” Begitu kata dokter. Dalam hati aku senang sekali.
Saat ini sering sekali terbayang ketika perutku mulai membesar nanti, pasti akan benar-benar seperti yang dikatakan dalam Al Qur’an, aku akan merasakan keadaan lemah yang bertambah-tambah. Dan juga, saat-saat melahirkan nanti, yang berarti sebuah pertarungan antara hidup dan mati. Pertarungan untuk memberikan jalan kehidupan bagi sang buah hati. Aku merinding. Sungguh besar pengorbanan seorang ibu. Sungguh mulia apa yang telah ibu berikan untuk anak-anaknya.
Semoga kemudahan dan kelancaran Allah berikan untuk kami, dalam setiap perjalanan hidup keluarga kami, amin.

Peran ibu sebagai ummun (ibu), pendidik, tauladan dan pengatur rumah tangga merupakan tugas yang sangat mulia.
Jangan khawatir, susah dan payah dalam menjalani peran itu merupakan ladang ‘amal sholeh yang berharga. Sabar dan ikhlaslah!
Kami turut mendo’akan semoga Antum sekaluarga diberikan kemudahan oleh Nya. Amin.
Comment by Frenky Suseno Manik — January 18, 2007 @ 5:31 am
dari Abu Abdurrahman Abdullah bin Mas’ud ra. Rasulullah memberi tahu kami, “sesungguhnya setiap kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama empat puluh hari berupa nuthfah kemudian menjadi ‘alaqah selama waktu itu juga kemudian menjadi segumpal daging selama waktu itu pula, kemudian diutuslah malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya dan menyampaikan empat perkara….”
just want 2 say… congratulations!!!
nderek mangayubagya
hati2, jaga kesehatan, smoga 4JJ1 slalu mRidhoi anti sekeluarga..
eits…… jangan lupa,,,panggil saya budhe niez……..
hheheehehee
Comment by budhe huwaida — January 27, 2007 @ 5:52 am
Qs Luqman 12-14
[12] Dan sesunggungnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu, ” Bersyukurlah kepada 4jJI , maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur maka sesungguhnya 4jJI Maha Kaya lagi Terpuji.”
[13] Dan (ingatlah) ketika luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya, ” Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan 4jJI, sesungguhnya mempersekutukan 4jJI adalah benar-benar kezaliman yang besar.”
[14] Dan kami perintahkan kpd manusia berbuat baik kepada kedua ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepadkulah kembalimu.”
zelamat ukh… inget ayat diatas, inget pas mentas pas waktu kelas 5 SD zaman dulu. Masih imut-imutnya..
Moga cepet gedhe perutnya… jangan diforsir tenaganya, panggil saya tante aja degh…
jadi tante sebelum waktunya hheeheh ..
Comment by Wardah — February 8, 2007 @ 8:02 am
http://images.google.co.id/images?q=tbn:6XNlpuuOauAOuM:http://www.belicove.com/archives/beliblog/Mikal%2520Baby%2520Pic.jpg
fitri selamat ya…bentar lagi akan menimang si buah hati. jaga kesehatan dan jangan lupa sering didengerkan ayat2 Alquran.biar nanti menjadi anak yang sholeh.amin…
dah nyiapin nama blm??klo blm rundingan deh ma AA’nya.
jangan lupa kenalin amah Kunkun ke adeknya.
Comment by kunkun — February 19, 2007 @ 10:32 am
wah, bentar lagi dah sempurna niy, peran anti sebagai seorang wanita…
Comment by syifa — March 2, 2007 @ 10:06 am