An Nur 26 : “Like Dissolve Like”
Memang menyenangkan belajar bersama dosen yang lucu. Bukan sembarang lucu, tapi sekaligus mengandung makna. Kok bisa? Bisa aja. Seorang dosen bercerita tentang jodoh. Dulu, semasa belum mengajar, ia oleh teman-temannya dijuluki "trouble maker". Salah satu ulahnya adalah menjodohkan teman laki-lakinya yang disebut "ikhwan", dengan teman "akhwat"nya. Singkat cerita, dengan bumbu-bumbu "rahasia", kedua teman itu (baik yang ikhwan maupun akhwat) sama-sama GR alias Gede Rasa. Yang ikhwan dibilangin kalo akhwatnya suka sama dia, trus sebaliknya. Giliran di depan ikhwan, ia bilang kalau si mbak itu suka dengan masnya. Yah, namanya juga cari pahala, modal buat dapet rumah di surga. Begitu kan balasan orang-orang yang jadi "mak comblang"?
Pak Dosen melanjutkan dengan membaca salah satu ayat di surat An Nur yang mengatakan bahwa wanita-wanita keji untuklaki-laki yang keji, dan sebaliknya, laki-laki yang keji untuk wanita-wanita yang keji. Laki-laki yang baik untuk wanita-wanita baik, dan wanita-wanita baik juga hanya untuk laki-laki yang baik. Kata beliau melanjutkan, kalau di kimia, prinsip ini sesuai dengan prinsip like dissolve like. Mungkin hanya anak-anak kimia saja yang tahu, atau anak prodi lain yang kebetulan suka dengan bahsan ini kemudian mencari tahu di buku-buku kimia. Like dissolve like mengatakan bahwa suatu zat yang polar akan larut dalam pelarut polar, dan sebaliknya suatu zat yang nonpolar juga hanya bisa terlarut dengan pelarut nonpolar saja. Dosen mengaitkannya dengan ayat tadi. Bahwa laki-laki yang baik ya jodohnya pastilah perempuan yang baik. Trus kalau laki-laki kurang baik pasti dapetnya juga yang seperti dia. Lalu dia bertanya sendiri, bagamana denga kasus laki-lakinya ustadz, tapi dapat wanita yang ngga baik? Ya mungkin saja dengan begitu, Allah hendak mengubah/memperbaiki akhlak wanita tadi melalui si lelaki. Makanya, beliau bilang, kalau ingin dapat jodoh yang baik ya musti memperbaiki diri. Hmpf… memang menyenangkan kuliah dengan Pak Dosen yang satu ini. Sayang, soal-soal MID yang keluar ngga se-asyik "dakwah" beliau di kelas

Jika ada laki2nya baik dapat wanita yg tidak baik, pasti tidak mencapai apa yg disebutkanNya dalam ayat2Nya
. Mungkin definisi ttg jodoh yg beredar banyak di masyarakat sepertinya tidak sejalan dgn definisi yg sebenarnya di Quran/hadist ya?
Makanya banyak timbul pertanyaan yg tidak bisa terjawab padahal fundamental/mendasar
. Kalau soal definisi jodoh saja bisa jelas & benar, wah sepertinya generasi mendatang akan sangat2 lebih baik, dan dunia sepertinya akan lebih sangat cerah
.
Comment by Huge T — April 19, 2006 @ 1:05 am
selain like dissolve like, juga byk hal2 indah laen di bidang kimia kok. kayak pa yg dkatakan kakakku, lihat aja bagaimana atom, molekul unsur atau persenyawaan berinterksi satu sama lain, tu smua bagus banget buat dpelajari, mengajarkan kpd kita bagaimana seharusnya kita sebagai manusia bersikap.
Comment by kharis — February 7, 2007 @ 8:05 am