Catatan Kecil
Ketika kata begitu susah untuk diungkapkan, ada baiknya kalau ia disimpan saja dalam bentuk lembaran-lembaran. Akan sangat mengasyikkan ketika membuka kembali catatan-catan lama, atau menulis segala sesuatu yang melintas di otak. Jika saat ini aku berpikir begini, maka akan kutulis begini. Jika saat ini aku menilai sesuatu seperti ini, maka aku akan menuliskannya sama seperti yang ada di benakku.
Aku punya sebuah catatan. Catatan itu adalah sebuah kisah, ataupun pemikiran-pemikiranku tentang suatu hal. Ia masih tersimpan baik. ada niat untuk menjadikannya dalam bentuk lembaran-lembaran. Yah, seperti yang kubilang tadi. Sungguh mengasyikkan membacanya berulang-ulang. Kalau hanya tersimpan di folder komputer, maka aku tak bisa sering-sering membukanya.
Yang membingungkan, kadang apa yang kutulis saat ini, tidak berarti akan mempunyai respon yang sama ketika aku membacanya kembali pada waktu yang lain. Apakah itu karena pikiranku tentang hal tersebut sudah berubah, atau mungkin saat aku menuliskannya, sebenarnya itu tak sesuai dengan yang ada di pikiranku? Entah…
Yang jelas, apa pun itu, aku senang ketika membuka catatan-catatanku kembali, membacanya, dan mungkin merenunginya. Tampak konyol mungkin, tapi memang begitulah asyiknya.
