Cerita dari Ummu Syifa

September 5, 2005

Naik Pesawat, Sholatnya Gimana?

Filed under: Lainnya - nurv3 @ 4:52 am

Saya tertarik dengan pertanyaan sepupu saya. “Kalau sholat di pesawat, kiblatnya mana ya? Masa’ ngadep bawah?” Hehe lucu juga. Ngomong-ngomong tentang sholat di pesawat, saya jadi malu. Lha wong sekali pun belum pernah naik pesawat. (Kalah sama si Faris :-) ). Orang bilang, kalau naik pesawat seperti terbang di antara awan-awan, Itu kalau pesawat yang mahal, kalau yang murah katanya bisa melihat di luar. Jadi pesawatnya terbang rendah. Lebih beresiko jadinya.

Barusan saya menemukan artikel di eramuslim tentang tata cara sholat di pesawat. Ternyata simpel saja kok. Allah kan selalu ngasih kemudahan, jadi ya ngga usah dibuat susah-susah. Dalam tanya jawab utadz, beliau menjawab begini, “Kalau masih ada ruang yang agak lega, anda bisa melakukannya di situ, sehingga anda bebas berdiri, melakukan ruku’ dan sujud. Yang yang paling utama, anda bisa menghadap kiblat dengan benar. Anda bisa menggunakan kompas atau bertanya ke awak pesawat tentang arah kiblat. Biasanya, di sekitar pintu pesawat ada ruang yang agak lega, anda bisa meminta izin baik-baik kepada awak pesawat untuk melakukannya. Toh tidak akan memakan waktu yang terlalu lama.”

“Tapi kalau tidak memungkinkan memakai tempat yang agak lega, anda masih bisa melakukannya di kursi pesawat. Namun dengan demikian, posisi shalat anda hanya terbatas pada posisi duduk, tanpa berdiri, ruku’ dan sujud. Demikian juga masalah menghadap kiblat, anda tidak bisa lagi bebas menghadap ke arah ka’bah (Mekkah). Namun karena keadaan yang tidak memungkinkan, shalat tetap lebih utama dikerjakan dari pada ditinggalkan seluruhnya.”

Ow, jadi begitu. Yah, sekarang saya jadi tahu, meski ngga pernah naik pesawat, itung-itung buat sangu. Siapa tahu besok diberi kesempatan naik pesawat… :-D

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Janis Joseph and modified by Ummu Syifa