Cerita dari Ummu Syifa

August 12, 2005

Kebenaran Haruskah Selalu Diungkapkan?

Filed under: Lainnya - nurv3 @ 4:44 am

“Katakan kebenaran walau itu pahit.” Ya, selama ini memang begitu. Tapi sepertinya itu tidak mutlak. Dan saya akhir-akhir ini mengungkapkan pandangan lain saya tentang sebuah kebenaran.

Kebenaran memang harus diungkapkan, tapi tidak selamanya begitu. Kalau dengan diungkapkannya kebenaran akan menimbulkan madhorot yang lebih banyak maka sebaiknya disimpan saja (tidak usah diungkapkan). Madhorot yang saya maksud, mungkin dengan perkataan itu lantas seseorang menjadi marah, atau tersinggung.

Kebenaran yang seperti apa yang dicegah untuk diungkapkan? Misalnya, kita berjumpa dengan seorang yang kita benci. Nah, otomatis kita tidak akan mengatakan kalau kita membencinya kan? (Kita tidak akan mengungkapkan kebenaran). Itu contoh paling mudah. Contoh yang lain, mungkin saat kita bertemu dengan seorang yang menurut kita punya punya “kelainan”. Yah, apalah namanya. Otomatis kita juga tak akan mengungkapkan sebuah kebenaran dengan bertanya, “Eh, kamu punya kelainan ini ya?” Atau yang lainnya yang membuatnya tersinggung.

Kebenaran memang harus dikatakan, pada kondisi dan situasi yang tepat, bukan untuk menimbulkan madhorot yang lebih besar.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Janis Joseph and modified by Ummu Syifa